
Kementerian Negara Riset dan Teknologi (KNRT) dan Balitbangda Provinsi Sulsel mengadakan Workshop Pemberdayaan SDM Iptek Lembaga Litbang dan Perguruan Tinggi di Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Makassar pada 5 Mei 2009 dengan tema “Revitalisasi dan Integrasi Riset Perguruan Tinggi dan Lembaga Litbang di Provinsi Sulawesi Selatan”.
Workshop dibuka oleh Kepala Balitbangda Provinsi Sulawesi Selatan, Titien Sutarty didampingi oleh Deputi Bidang Dinamika Masyarakat KNRT, Carunia Mulya Firdausy. Acara ini dihadiri Asdep Urusan Pemberdayaan SDM Iptek beserta staf, Undangan dari Unhas, Dewan Riset Daerah (DRD), Lemlit Universitas Hasanuddin (Unhas), Bappeda Prov Sulsel, dan para peneliti dari Sulawesi Selatan. Tujuan workshop ini adalah mendorong pengembangan iptek di perguruan tinggi dan litbang dalam mendukung interaksi ABG khususnya di Provinsi Sulawesi Selatan.
Deputi Bidang Dinamika Masyarakat KNRT, Carunia Mulya Firdausy dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peran Iptek dalam pembangunan ekonomi suatu negara, dimana pengembangan SDM Iptek dan sinergi sumber-sumber daya yang ada sangat diperlukan dalam membentuk Knowledge Based Economy (KBE). Kegiatan riset diperlukan untuk mendukung dinamika pembangunan dalam membangun Sistem Inovasi Nasional (SIN) melalui interaksi ABG (akademisi, bisnis dan pemerintah). Selanjutnya Carunia menyampaikan bahwa proses SIN sendiri sangat kompleks, melibatkan agen-agen heterogen antar lembaga dan antar institusi serta peran universitas saat ini sedang dikembangkan dari teaching university menjadi research university. Disamping itu, pertumbuhan pasar domestik dari supply push menjadi demand pull juga menjadi faktor penting dalam pembangunan ekonomi dan universitas merupakan pemusatan aktor-aktor riset dalam menghadapi tantangan pembangunan dan mengembangakan iptek, seni dan humaniora.
Dalam kesempatan ini, narasumber A.M.Salattu mengidentifikasi bahwa melembagakan dan pelembagaan kegiatan riset di Kawasan Timur Indonesia (KTI) masih belum terjadi. Perlu dibangun jejaring kegiatan riset, peneliti dan hasil-hasil riset. Untuk bisa mewujudkan sinergi dan integrasi riset perlu dicari kepentingan bersama yang diinginkan dan dibutuhkan para stakeholder untuk pembangunan KTI, khususnya di Provinsi Sulawesi Selatan.
Dari diskusi terungkap pentingnya pembentukan sikap mental yang baik (spiritual) sumber daya manusia pelaku ipteks (ilmu pengetahuan, teknologi dan seni) yang harus dibentuk melalui pendidikan sedini mungkin. Aksesibilitas terhadap database hasil-hasil riset hendaknya dipermudah untuk menghindari duplikasi penelitian. Sosialisasi dan implementasi hasil-hasil penelitian di Unhas dirasakan masih belum banyak diketahui masyarakat. Namun ada hasil riset yang telah digunakan di daerah lain, seperti Gorontalo bahkan Malaysia. Salah satu peserta dari Universitas Negeri Makassar (UNM) mengusulkan untuk diadakan program insentif penelitian/kajian dalam bidang pendidikan khususnya bagi para pendidik, guna memenuhi kebutuhan para guru dalam memenuhi persyaratan sertifikasi dan kenaikan pangkat pendidikan. from : ristek.go.id.
0 comments:
Post a Comment